BREAKING NEWS
Showing posts with label PENGUMUMAN. Show all posts
Showing posts with label PENGUMUMAN. Show all posts

Monday, October 30, 2023

Pedoman Lomba Pembuatan Video Pendek untuk Ucapan Selamat Peringatan HUT ke-78 PGRI

 Perayaan Hari Guru Nasional yang jatuh pada tanggal 25 November 2023 menjadi momen spesial bagi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Untuk memeringati hari bersejarah ini, PGRI menyelenggarakan lomba pembuatan video pendek dengan tema "Transformasi Guru Wujudkan Indonesia Maju". Lomba ini bertujuan untuk membangkitkan kreativitas dan meningkatkan partisipasi Guru dalam merayakan HUT ke 78 PGRI dan Hari Guru Nasional 2023.

Lomba Pembuatan Video Pendek

Latar Belakang

Peringatan Hari Guru Nasional adalah upaya untuk menghargai jasa-jasa para guru yang telah berdedikasi dalam mencerdaskan bangsa. Dalam rangka memperingati hari guru yang ke-78, PGRI memutuskan untuk mengadakan lomba pembuatan video pendek yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan partisipasi guru.

Tema Lomba

Tema lomba pembuatan video pendek ini adalah "Transformasi Guru Wujudkan Indonesia Maju". Tema ini mencakup berbagai aspek terkait guru, seperti peran guru dalam pendidikan, perjuangan guru dalam mencerdaskan bangsa, dan harapan masyarakat terhadap guru. Peserta diharapkan dapat menterjemahkan tema ini ke dalam video mereka dengan cara yang kreatif dan inovatif.

Peserta

Lomba ini terbuka untuk semua sekolah di Kecamatan Cipeundeuy, baik dibuat secara perorangan maupun kelompok.

Syarat Video

Video yang diikutsertakan dalam lomba ini harus memenuhi syarat-syarat berikut:

  • Video boleh landscape atau patroit
  • Video berdurasi maksimal 3 menit.
  • Video menggunakan format MP4
  • Video memiliki resolusi minimal 720p.
  • Video memiliki kapasitas maksimal 500 Mb
  • Video menyertakan logo PGRI dan tagline "Transformasi Guru Wujudkan Indonesia Maju".
  • Video menyertakan judul dan Sekolah pembuat
  • Gambar di dalam video tidak melanggar hak cipta pihak ketiga
  • Video wajid diberikan Narasi sesuai tema
  • Audio Narasi menggunakan suara manusia asli (Bukan Robot/IA)
  • Video Wajid diakhiri oleh Ucapan “Selamat HUT ke 78 PGRI dan Hari Guru Nasional 2023 - Transformasi Guru Wujudkan Indonesia Maju”

Syarat Lainnya

  • Membayar uang pendaftaran Rp. 50.000/Video
  • Biaya dapat ditransfer ke BJB 0112001654100 an. Salinan
  • Simpan Bukti transfer untuk dikirim bersama naskah

Mekanisme Lomba

Lomba pembuatan video pendek ini dilakukan secara daring. Peserta dapat mengirimkan videonya dengan mengisi google form pada link berikut: https://s.id/LombaVideoPendekPGRI

Sebelum mengisi google form, pastikan sudah memiliki video dan dokumen berikut:

  • Video Lomba (MP4) maks 500 Mb
  • Bukti pembayaran – JPG/PNG/JPEG maks 5 Mb

Jadwal Lomba

Jadwal lomba adalah sebagai berikut:

  • Sosialisasi: 21-31 Oktober 2023
  • Pengumpulan video: 1-15 November 2023
  • Seleksi dan penjurian: 10-20 November 2023
  • Pengumuman pemenang: 25 November 2023

Kriteria Penilaian

Kriteria penilaian lomba video pendek ini meliputi:

  • Kesesuaian dengan tema (30%)
  • Kreativitas dan orisinalitas (40%)
  • Kualitas video (30%)

Hadiah

Pemenang lomba video pendek ini akan mendapatkan hadiah sebagai berikut:

  • Juara 1: Sertifikat, uang tunai, dan piala
  • Juara 2: Sertifikat, uang tunai
  • Juara 3: Sertifikat, uang tunai

Ketentuan Lain-Lain

Keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat. Panitia berhak mendiskualifikasi peserta yang melakukan kecurangan. Panitia berhak mempublikasi semua video yang diikutsertakan dalam video ini, tanpa menghilangi hak peserta.

Penutup

Demikianlah pedoman lomba pembuatan video pendek dalam rangka peringatan HUT ke-78 PGRI. Semoga pedoman ini dapat membantu para peserta dalam mengikuti lomba dan menciptakan video yang kreatif dan inspiratif. Selamat berpartisipasi!

Contact Person

Insy Yovanka, S.Pd
0859 1625 07159

Salinan, S.Pd., Gr
Kominfo PGRI Cabang Cipeundeuy

085956628348 | pgricabangcipeundeuy@gmail.com

www.pgricabangcipeundeuy.or.id

============================================

Download Juknis Lomba Pembuatan Video Pendek untuk Ucapan Selamat Peringatan HUT ke-78 PGRI klik disini

Lomba Penulisan Esay "Transformasi Guru Wujudkan Indonesia Maju"

 Lomba penulisan esay ini diselenggarakan oleh PGRI Cabang Cipeundeuy yang Berkolaborasi dengan TARULIS Kec. Cipeundeuy dalam rangka meningkatkan minat dan kemampuan guru dalam menulis esay. Lomba ini juga bertujuan untuk menjaring karya-karya esay yang berkualitas dan dapat menjadi inspirasi bagi guru lain dan masyarakat luas.

Lomba Menulis Esay

Latar Belakang

Lomba penulisan esay ini adalah bagian dari untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 78 dan Hari Guru Nasional Tahun 2023 serta merupakan upaya untuk meningkatkan minat dan kemampuan guru dalam menulis esay yang berkualitas. Kegiatan ini juga bertujuan untuk menjaring karya-karya esay berkualitas yang dapat menjadi inspirasi bagi bagi guru lain dan masyarakat luas.

Tema

Tema lomba penulisan esay ini adalah "Transformasi Guru Wujudkan Indonesia Maju". Tema ini dapat diinterpretasikan secara luas, meliputi berbagai sub tema terkait:

  • SDM Pendidikan (Pendidikan dan Tenaga Kependidikan) yang unggul, kreatif, dan Inovatif
  • Paradigma Pendidikan dengan Tuntutan Perkembangan Zaman
  • Transformasi Digital dalam Bidang Pendidikan
  • Digitalisasi Pendidikan
  • Inovasi Pembelajaran
  • Kurikulum Merdeka

Pembuatan judul disesuaikan dengan isi konten yang dibuat oleh peserta lomba

Peserta

Peserta lomba penulisan esay ini adalah guru yang bertugas di wilayah kecamatan Cipeundeuy TK/PAUD, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA dengan dibuktikan dengan dokumentasi yang sah (Scren Shot salah satu dari Info GTK/SIM PKB/Surat Keterangan Kepala Sekolah)

Syarat Penulisan

Esay yang diikutsertakan dalam lomba ini harus memenuhi syarat-syarat berikut:

  • Esay ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar.
  • Esay belum pernah dipublikasikan di media cetak atau elektronik.
  • Esay memiliki panjang minimal 2 halaman dan maksimal 8 halaman.
  • Esay menggunakan format A4, font Times New Roman 12, spasi 1,5, margin atas 2 cm, bawah 2 cm, kiri 3 cm, dan kanan 2 cm.
  • Esay disertai dengan judul, nama penulis, alamat email, dan nomor whatsapp.

Syarat Lainnya

  • Membayar uang pendaftaran Rp. 20.000/Naskah
  • Biaya dapat ditransfer ke BJB 0066397378100 an. NANIH SOLIHATI
  • Simpan Bukti transfer untuk dikirim bersama naskah

Mekanisme Lomba

Lomba penulisan esay ini dilakukan secara daring. Peserta dapat mengirimkan esay-nya dengan mengisi google form pada link berikut: https://s.id/LombaMenulisPGRI-23

Sebelum mengisi google form, pastikan sudah memiliki dokumen berikut:

  • Naskah esay file format doc (Microsof word) diberi Nama File NASKAH ESAY-NAMA PENULIS-NAMA SEKOLAH (Contoh Naskah Esay-Hendra-SDN 1 Cipeundeuy)
  • salah satu dari Scren Shot Info GTK/SIM PKB/Surat Keterangan Kepala Sekolah) – format JPG/PNG/JPEG diberi Nama File SYARAT 1-NAMA PENULIS-NAMA SEKOLAH (Contoh SYARAT 1-Hendra-SDN 1 Cipeundeuy
  • Bukti pembayaran – JPG/PNG/JPEG diberi Nama File SYARAT 2-NAMA PENULIS-NAMA SEKOLAH (Contoh SYARAT-Hendra-SDN 1 Cipeundeuy

Jadwal Lomba

  • Pengumuman dan sosialisasi: 20-31 Oktober 2023
  • Pendaftaran dan Pengumpulan esay: 1-15 November 2023
  • Seleksi dan penjurian: 11-20 November 2023
  • Pengumuman pemenang: 25 November 2023*

Kriteria Penilaian

Kriteria penilaian lomba penulisan esay ini meliputi:

  • Kesesuaian isi dengan tema (20%)
  • Kreativitas dan orisinalitas (20%)
  • Kualitas penulisan (kejelasan isi) (20%)
  • Ketepatan Tata Penulisan (20%)
  • Penulisan Referensi / Daftar Pustaka (20%)

Hadiah

Pemenang lomba penulisan esay ini akan mendapatkan hadiah sebagai berikut:

  • Juara 1: Sertifikat, piala, dan Berkesempatan naskah dibukukan
  • Juara 2: Sertifikat, piala dan Berkesempatan naskah dibukukan
  • Juara 3: Sertifikat, piala dan Berkesempatan naskah dibukukan
  • Juara 1-3 Berkesempatan mendapatkan Bingkisan dari Sponsor*
  • Juara 4 - 50 Berkesempatan naskah dibukukan

Ketentuan Lain-Lain

  • Panitia tidak boleh menjadi peserta lomba
  • Juri diambil dari luar Kecamatan Cipeundeuy
  • Keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat. Panitia berhak mendiskualifikasi peserta yang melakukan kecurangan.
  • Naskah yang masuk menjadi hak dari PGRI Cabang Cipeundeuy, kami berhak untuk mempublikasinya di website www.pgricabangcipeundeuy.or.id dan sosial media resmi milik PGRI Cabang Cipeundeuy akan tetapi tetap mencantumkan identitas penulis.

Penutup

Demikian petunjuk teknis lomba penulisan esay ini dibuat sebagai pedoman para peserta dalam mengikuti Lomba yang diselenggarakan oleh Pengurus PGRI Cabang Cipeundeuy yang berkolaborasi dengan Komunitas Guru Penulis (TARULIS) Kecamatan Cipeundeuy.

Contact Person

Suherman Komara, S.Pd. - 0889 7155 8503
Founder Tarulis Kec. Cipeundeuy

Lia Nurlianti, S.Pd - 0838 2146 2266
Anggota Tarulis Kec. Cipeundeuy

Nani Solihati, S.Pd - 0818 0953 4625
Anggota Tarulis Kec. Cipeundeuy

Salinan, S.Pd., Gr - 085956628348
Kominfo PGRI Cabang Cipeundeuy - www.pgricabangcipeundeuy.or.id

---------------------------------------------------------

Download Juknis Lomba Penulisan Esay "Transformasi Guru Wujudkan Indonesia Maju" klik disini

Saturday, October 1, 2022

Menyambut Bulan Bahasa dan Sumpah: OSIS-MPK SMAN 1 Cipeundeuy Mengadakan Lomba untuk SMP Sederajat

Halo TOSKA!
Gimana nih kabarnya? Semoga sehat selalu ya!
Ada kabar gembira nih!
Dari Pengurus OSIS/MPK SMA Negeri 1 Cipeundeuy Khusus Peserta Didik SMP Sederajat Kecamatan Cipeundeuy🤩
Karena Pengurus OSIS/MPK akan mengadakan kegiatan

"SASUNDA (Bulan Bahasa & Sumpah Pemuda) dengan Tema "Membangun Pemuda Sekuat Garuda."
Player Keatan
Sumber: Panitia Acara

 

Yang dimeriahkan oleh beberapa Cabang Lomba :
1) Menggambar Wajah Pahlawan
2) Pupuh
3) Jaipong
4) Pidato
5) Vokal Grup

Save The Date!
✔️Technical Meeting : 13 Oktober 2022
✔️Pendaftaran : 30 September-13 Oktober 2022
✔️Pelaksanaan : 27 Oktober 2022

Tempat : SMA NEGERI 1 CIPEUNDEUY

Pembayaran Via :
DANA : 0878 8600 5473 (Daneila)
OVO : 0838-2006-5566 (Cantika Sari)


Pendaftaran Melalui: http://bit.ly/SASUNDA2022

Petunjuk Teknis :
https://drive.google.com/drive/folders/19Gm7WUlksqYoih8xzafmxDHZTaVeeTUM

Link Twibbon:
http://twb.nz/sasunda2022sman1cpdy

Contact Person :
+62 878 8600 5473 (Daneila)

Yuk Daftar Segera🔥🤩
Jangan sampai terlewatkan😉

Tetap Semangat & Jaga Kesehatan ☺️🤗

Friday, September 23, 2022

Hasil Rapat Koordinasi PGRI Cabang Cipeundeuy, 23 September 2022

Memutuskan kegiatan yang akan digelar oleh PGRI cabang Cipeundeuy akan disesuaikan dengan intruksi dari PGRI tingkat Kabupaten dan Provinsi yakni :

Rapat Koordinasi  PGRI Cabang Cipeundeuy, 23 September 2022

  1. Istigosah 12 november (09-12) pakaian pgri batik kesuma bangsa, perempuan rok laki laki peci
  2. Gerak jalan 19 november kumpul jam 08.00 start jam 09.00 dan yang paling dulu datang bisa mengambil nomor antrian oleh ketua tempat di marga (marga cipeundeuy, cijawa, sukahaji, marga) 
  3. Upacara HUT ke 77 PGRI tanggal 25 November peserta wajib hadir sebelum pukul 08.00
  4. Kegiatan olahraga seperti sepak bola, voly ball, bulu tangkis, hadang, termasuk Padus itu ditiadakan
Selain itu juga disampaikan dan disepakati:

Administrasi :
  1. Kaos 160 rb 1 paket ( kaos training topi) ukuran badan dan lengan bebas.
  2. Iuran ke cabang per anggota (Bendera 12.500 + Purna bakti 12.500 Jadi total 25 000 per anggota)
  3. Registrasi data anggota PGRI baru 500 dari 800 (untuk yang belum silahkan untuk mendaftar secara onlien)
  4. Pemesanan kaos terakhir tgl 30 september dengan dp 30%
  5. Keuangan satu pintu ke bu euis
Itulah hasil Rapat Koordinasi  PGRI Cabang Cipeundeuy, 23 September 2022

Saturday, September 17, 2022

Guru Pahlawan Tanpa Tanda Tanya

Profesi guru merupakan salah satu profesi yang mulia. Di mana ilmu yang kita ajarkan kepada peserta didik jika bermanfaat akan menjadi amal jariyah bagi kita. Amal dari ilmu yang diajarkan semasa hidup akan terus terkirim kepada kita tak henti-hentinya walaupun kita sudah meninggal dunia sekalipun, jika ilmu itu bermanfanfaat bagi kehidupan orang yang kita ajarkan.

Guru Pahlawan Tanpa Tanda Tanya
Sumber gambar: Dokumen www.inankito.org

Akan tetapi, kondisi ini terkadang kita lupa. Terlupakan karena sudah ditutup oleh pikiran kita tentang banyaknya administrasi yang harus dikerjakan, memikirkan gaji yang belum dibayar, tunjangan belum cair, atau insentif tak kunjung diterima. Ditambah lagi ada masalah dari luar profesi kita, masalah keluarga dan teman. Banyak hal yang bisa membuat kita lupa hakikat jadi seorang guru.

Belum lagi ada peserta didik yang “bermasalah”, kurang disiplin, suka datang terlambat, kabur dari kelas, malas belajar dan kenakalan remaja lainnya. Cukup menambah beban pikiran seorang guru. Sehingga kita (guru) malas untuk mendidik dan mengajar. Namun di sinilah kita dapat mengukur diri kita. Apakah benar kita seorang guru?

Seperti yang sudah saya utarakan di  UU no.14 Tahun 2005 tentang guru. Guru ialah seorang pendidik profesional dengan tugas utamanya mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini melalui jalur formal pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Dilihat dari pengertian ini, jelas guru itu harus bisa mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik. Jadi, ini memang sudah menjadi kewajiban kita. Kita tidak boleh mengeluh dalam menjalankan profesi sebagai guru.

Bapak/ibu #GuruHebat, tidak sedikit dari kita yang menjadi guru bukan karena panggilan jiwa atau bukan bercita-cita menjadi guru. Ada yang menjadi guru karena tidak dapat pekerjaan lain, sehingga jika mendapatkan tantangan dan halangan dalam mengajar dan mendidik langsung mengeluh. Akan tetapi ada yang menjadi guru karena memang merupakan panggilan jiwa untuk menjadi seorang guru. Hal ini tidak terlalu penting untuk kita bahas. Yang terpenting adalah setelah kita mendapatkan profesi menjadi guru, kita harus benar-benar dapat bekerja semaksimal mungkin. Sehingga kita layak disebut seorang guru Pahlawan Tanpa Tanda Tanya.

Salam dari Bandung Barat

Salinan, S.Pd
Guru SMPN Satu Atap Rimbakarya
Owner www.inankito.org


Friday, September 16, 2022

MODAL AWAL UNTUK MEMULAI MENULIS? SEDIAKAN 2M!

“Masa iya sih, modal awal untuk memulai menulis itu sampai 2M. Kalau sedemikian mahal, mendingan gak jadi penulis deh!”

Barangkali itu sebagian tanggapan yang terlontar manakala membaca judul di atas. Dan ujung-ujungnya, tidak jadi deh memulai menulisnya. Sabar... jangan dulu ambil kesimpulan sebelum tuntas membacanya,makanya daripada gagal paham,mari simak dengan baik pemaparannya.
 
Sumber Foto: Dokumentasi Salinan, S.Pd.

Baiklah,daripada dibikin penasaran,mari kita bahas apa yang di maksud dengan 2M tersebut.

Yang dimaksud dengan modal awal untuk memulai menulis adalah 2M di sini bukanlah 2 milyar.Modal untuk memulai menulis itu tidaklah sebesar itu nilainya,malah boleh dibilang modal awal untuk memulai menulis itu sangat murah dan mudah di dapat.Jadi makin penasaran nih, apa sih 2M yang murah dan mudah di dapat itu?Inilah jawabannya.

1. M yang pertama adalah “MAU”

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI),pengertian dari kata “MAU” adalah sungguh-sungguh suka hendak;suka akan;sudi.Dan kata turunannya adalah kemauan.Jadi jika kita sudah mengikrarkan diri mau menulis,maka kita sudah mau bersungguh-sungguh untuk memulai menulis.Dan itulah sebabnya kenapa M yang pertama adalah MAU,karena semua berawal dari sebuah kemauan.Kemauan seseorang untuk memulai menulis,dapat memotivasi dirinya untuk memulai menulis.Setelah orang mempunya kemauan untuk menulis,biasanya akan muncul sebuah rintangan,bukan rintangan dari orang lain,akan tetapi rintangan dari dirinya sendirinya.Makanya menulisnya tidak jadi-jadi.Nah,di antara rintangan tersebut di antaranya adalah:

a) Bingung darimana harus memulai

Mulailah dari apa yang ada di hati kita,lalu curahkan dalam bentuk tulisan.Atau mulailah dari pengalaman yang pernah dialami oleh kita.Tulislah!Abaikan rasa takut ini dan itu.Fokus saja sama yang ada dalam hati sampai selesai.Dan jangan terburu-buru,setelah selesai,lanjut pada tahap proffreading.Apa itu proofreading?Proofreading atau dengan kata lain uji baca adalah membaca ulang tulisan yang baru saja selesai kita tulis.Tujuannya adalah untuk memeriksa apakah dalam tulisan kita tersebut ada kesalahan atau tidak.

b) Takut salah

Berhubungan dengan rasa takut dalam menulis,ada beragam rasa takut misalnya:

1) Takut salah dalam cara penulisan

Untuk mengatasi rasa takut ini,ada beberapa hal yang bisa direkomendasikan.Seorang penulis harus memiliki :

a. PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia)

b. KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia)

c. Tesaurus

d. Berdiskusi atau bertanya kepada teman-teman di komunitas

2) Takut buku karyanya tidak dibaca orang

Diakui atau tidak, rasa takut buku kita tidak dibaca orang,ada dalam relung kita.Jangan patah semangat,teruslah menulis tanpa harus dibayang-bayangi hal tersebut.

3) Takut isi tulisan yang disampaikannya salah

Ini adalah pertanda yang bagus,karena sifat seorang penulis di antaranya adalah harus mempunyai rasa tanggungjawab moril dengan apa yang ditulisnya.Bukan berarti harus di dramatisir dengan rasa takut ini,akan tetapi jadikan rasa takut ini sebagai rambu-rambu dalam menulis agar kita senantiasa berhati-hati.

2. M yang kedua adalah “MAMPU”

Ketika kemauan kita sudah di eksekusi,dalam arti kita sudah mulai berani menulis,maka kemampuan sebagai turunan dari kata “Mampu”,akan spontan mengikuti,karena seorang penulis adalah seorang pembelajar.Dia akan mengatasi setiap kendala yang dihadapinya ketika sedang menulis.Dia akan belajar dan mencari solusi,sehingga kemampuannya terasah.Lalu pertanyaan lain muncul,”Dengan cara apa sih kemampuan itu terasah?”.Atau “Di tempat mana sih kemampuan itu dapat terasah?”.Kemapuan seseorang dapat terasah dengan cara:

a) Sering membaca buku karya orang lain

Dengan seringnya kita membaca buku karya orang lain,wawasan kita akan bertambah,kita akan menemukan kosa kata baru sebagai referensi kepenulisan kita,dan seribusatu manfaat lainnya.

b) Bergabunglah dengan komunitas penulis

Dengan bergabungnya kita di dalam komunitas kepenulisan,kita akan memperoleh ilmu tentang kepenulisan,kita bisa saling berbagi pengalaman,kita bisa berdiskusi untuk pemecahan masalah yang kita temukan,kita bisa saling bantu,bertambah relasi dan networking,serta seribusatu manfaat lainnya yang dapat meningkatkan kemampuan kita.

c) Sering ikut perlombaan menulis

Kerika kita sudah bersosialisasi dan bergabung dengan orang-orang yang mempunyai pasion yang sama,banyak sekali peluang dan ruang sebagai sarana mengembangkan kemampuan menulis kita.Flyer-flyer lomba yang ada korelasinya dengan dunia kepenulisan kita bertebaran di group komunitas.Bahkan mungkin karena relasi dan jaringan komunikasi kita sudah tersebar,kotak email masuk kita banyak dikirimi flyer-flyer lomba.Dan itu adalah peluang untuk meningkatkan kemampuan menulis.Tinggal bagaimana kita mempertahankan semangat kemauan kita dalam menulis,agar tidak lantas menjadi kendor.

Terimakasih dan semoga bermanfaat!

Salam Literasi!


Mengulik Dimensi Pelajar Pancasila dalam Keseharian Anak-Anak

Dikutif dari http://ditpsd.kemdikbud.go.id/hal/profil-pelajar-pancasila, pengertian dari Pelajar Pancasila adalah perwujudan pelajar Indonesia sebagai pelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, dengan enam ciri utama: beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

 
Mengulik Dimensi Pelajar Pancasila dalam Keseharian Anak-Anak
Sumber: Dokumentasi 2021



Mari kita ulik satu persatu dari keenam dimensi pelajar Pancasila tersebut dalam keseharian anak-anak di sekitar kita.

1. Beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia

· Beribadah sesuai dengan agama yang di anutnya

· Belajar mengaji

· Mengisi keropak masjid semampunya

· Mengucapkan salam ketika berangkat dan pulang sekolah kepada kepada orangtu dan anggota keluarga yang ada

· Mencium tangan kedua orangtuanya serta orang yang lebih tua ketika bersalaman

· Menyayangi kedua orangtua serta anggota keluarga yang lain

· Berbakti pada kedua orangtua

· Menghormati tetangga

· Menghargai teman

· Berdoa sebelum dan sesudah makan

· Mengucapkan salam ketika bertemu Bapak dan Ibu Guru di sekolah

· Mencium tangan Bapak dan Ibu Guru ketika masuk kelas dan pulang sekolah

· Mengumpulkan sisa uang jajan untuk menjenguk teman yang sakit

· Membantu mengasuh adik

· Sopan santun sama kedua orangtua maupun tetangga

· Berbicara dengan baik dan sopan

2. Berkebinekaan global

· Saling menghargai perbedaan

· Saling menghormati perbedaan

· Berlatih seni dan budaya (Misalnya ikut latihan pencak silat,Jaipongan,serta ikut latihan seni dan budaya daerah lain)

· Bersosialisasi dengan teman yang berbeda Suku,Agama,Ras maupun Adat istiadat yang ada di wilayahnya

3. Bergotong royong

· Membantu orangtua

· Membersihkan rumah (Menyapu lantai,Ngepel lantai)

· Membantu mencuci bersama Ibu

· Mengisi bak mandi

· Membantu memasak di dapur

· Membantu menyetrika pakaian

4. Mandiri

· Mencuci baju sendiri

· Mandi sendiri

· Makan sendiri,tidak disuapin oleh Ibu

· Membereskan kamar tidur sendiri

· Membersihkan kamar tidur sendiri

· Mengerjakan PR sekolah sendiri

5. Bernalar kritis

· Selalu bertanya ketika menemukan sesuatu yang tidak dipahami dan tidak di mengerti baik di rumah maupun di sekolah.

· Peduli dengan kondisi lingkungan di sekitarnya dan berusaha kritis misalnya tidak senang melihat lingkungan kotor baik di lingkungan sekolah maupun rumah dan berusaha membuat aksi dengan membersihkannya.

6. Kreatif

· Membuat mainan sendiri

· Memasak (Dengan bimbingan orangtua) sendiri

· Menatap perabotan rumah

· Menata kamar tidur sendiri

· Menghias kamar tidur sendiri

· Menghias ruang tamu

· Menata taman di sekitar rumah

· Menata ruang kelas

· Menata taman sekolah

· Menghiasi majalah dinding

Demikian hasil ulikan penulis, berdasarkan pada realitas kehidupan anak-anak yang berada di sekitar penulis. Mungkin masih banyak lagi yang belum bisa diulik oleh. Untuk itu silakan para pembaca menambahkan di kolom komentar, untuk menambah referensi bagi penulis serta bermanfaat bagi yang lain.

Terimakasih!Kurang lebihnya mohon maaf. Ini semua penulis tuliskan sebagai bahan untuk menambah wawasan penulis, dan mudah-mudahan bermanfaat bagi yang lain.

Tulisan ini sudah Pernah Dimuat di beritadisdik.com pada tanggal 14 Juli 2022

Penulis
Suherman Komara
SDN 1 CIRAJA
Founder Komunitas Guru Penulis (TARULIS) Kec. Cipeundeuy

Membangun Soliditas dan Solidaritas

Soliditas dan solidaritas adalah kosa kata aktif, yang sering digaungkan oleh berbagai organisasi maupun perorangan. Apalagi menjelang momen-momen spesial. Misalnya saat memperingati hari ulang tahun berdirinya organisasi maupun diadakannya pertemuan-pertemuan istimewa lainnya. Dua kata ini akan menggema, menjadikannya lebih familiar di telinga. Namun menggemakan saja tidaklah cukup, perlu aksi dan reaksi untuk membangunnya.



Soliditas itu sendiri mengandung arti kompak, atau orang lebih sering menyebutnya dengan kata solid untuk menunjukkan kekompakan sebuah tim atau sebuah organisasi. Soliditas atau kekompakan perlu tetap dijaga agar marwah organisasi yang baik dapat terus terjaga. Dengan kekompakkan juga, tujuan sebuah organisasi dapat tercapai dengan baik dan mudah.

Kemudian arti dari kata solidaritas adalah sifat satu rasa, atau perasaan setia kawan. Bahkan orang lebih suka menggunakan kata solider untuk menunjukkan rasa kesetiakawanan mereka. Solidaritas merupakan wujud dari dari rasa kebersamaan untuk mencapai tujuan dan keinginan bersama, karena prinsip dari solidaritas adalah menjaga rasa kesetiakawanan, rasa kepedulian, rasa kepekaan serta kekompakan. Lagi-lagi, kekompakan atau soliditas selalu disandingkan dengan kata solidaritas, karena memang dua kosa kata ini saling mendukung satu sama lain.

Soliditas dan Solidaris begitu mudah diucapkan, namun begitu sulit untuk dibangun. Benarkah?

Ada dua kemungkinan jawaban untuk menjawab pertanyaan di atas. Bisa “Ya” ataupun “Tidak”. Karena pada kenyataannya ada banyak organisasi yang sudah solid dan rasa solidaritasnya tinggi. Tentu, soliditas dan solidaritas yang sudah terbangun seperti ini, adalah hasil dari sebuah proses yang panjang. Sehingga mereka bisa menjadi solid dan rasa solidaritasnya tinggi. Namun, ada juga organisasi yang memang susah solid dan rasa solidaritasnya begitu rendah. Inilah yang akan kita bahas, yaitu bagaimana membangun soliditas dan solidaritas.

Soliditas dan solidaritas dapat dibangun dengan berbagai cara, dari mulai hal yang sederhana namun bermakna, hingga hal yang luarbiasa penuh euforia. Salah satu hal yang sederhana tersebut misalnya adalah bersilaturahmi, baik secara personal maupun komunal.

Dengan silaturahmi banyak manfaat yang didapatkan, misalnya menjaga kerukunan dan keharmonisan. Jika kerukunan dan keharmonisan terjaga dalam tubuh seseorang atau dalam tubuh sebuah organisasi, maka pencapaian tertingginya adalah soliditas dan solidaritas yang diharapkan, juga akan lahir dan terbangun. Kerukunan dan keharmonisan adalah bagian tak terpisahkan dari pengamalan Pancasila sila ke 3 yaitu Persatuan Indonesia.

Berikut beberapa tips untuk membangun soliditas dan solidaritas:

1. Memahami tujuan organisasi
2. Mengetahui,memahami dan melaksanakan Visi serta Misi organisasi
3. Komunikasi yang terbuka
4. Rasa memiliki
5. Saling menghargai perbedaan
6. Kondusif
7. Pelibatan semua anggota organisasi dalam setiap keputusan
8. Pemimpin yang bijaksana
9. Kolaborasi yang baik
10. Mengetahui,memahami dan melaksanakan tugas pokok masing-masing

Itulah beberapa tips untuk membangun soliditas dan solidaritas.


Penulis
Suherman Komara
SDN 1 CIRAJA
Founder Komunitas Guru Penulis (TARULIS) Kec. Cipeundeuy
 
Copyright © 2022 PGRI CABANG CIPEUNDEUY Dioprek Inan Kito.