BREAKING NEWS
Showing posts with label BERITA. Show all posts
Showing posts with label BERITA. Show all posts

Wednesday, November 15, 2023

Pasanggiri Kawih Sunda

Cipeundeuy, 15 November 2023 - PGRI Cabang Kecamatan Cipeundeuy, dalam rangka memeriahkam HUT PGRI yang ke-78, dan Hari Guru Nasional Tahun 2023, mengadakan Pasanggiri Kawih Sunda Antar Ranting PGRI Cabang Cipeundeuy.
Pasanggiri Kawih Sunda

Para pesertanya adalah perwakilan dari tiap Ranting yaitu satu orang putra dan satu orang putri. Yang menjadi dewan juri adalah praktisi seniman yang ada di wilayah kecamatan Cipeundeuy. Acara ini juga dihadiri oleh camat kecamatan Cipeundeuy, Danramil, juga para tokoh pendidikan. Pasanggiri Kawih Sunda menghasilkan para juara, yaitu:

A. Katagori Putra
1. Acep Luthfi Jalaludin, S.Sen. ( Ranting SMPN I Cipeundeuy)
2. H. Dadan Sumarna, S.Pd ( Ranting Nyènang)
3. Suherman, S.Pd. ( Ranting SMAN Cpd)

B. Katagori Putri
1. Ida Ariswati, M.Pd (Ranting SMKN Cipeundeuy)
2. Sinta Pertiwi, S.Pd ( Ranting Margalaksana)
3. Astrid Himas T ( Ranting SMPN I Cipeundeuy)


Friday, November 25, 2022

Upacara HUT ke-77 PGRI dan HGN 2022 di PGRI Cabang Cipeundeuy berlangsung Meriah

Cipeundeuy, 25 Nopember 2022 - Dalam rangka HUT ke-77 PGRI dan HGN 2022, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat menggelar upacara pengibaran bendera merah putih di lapangan Desa Margalaksana Kecamatan Cipeundeuy.

Pembina Upacara Plt. Camat Cipeundeuy

Upacara ini dihadiri oleh Ribuan peserta. Peserta upacara mulai dari siswa SD, SMP, SMA Sederajat, Guru, pengawas sekolah, tenaga pendidikan, tokoh pendidikan, Kades Se Kecamatan Cipeundeuy hingga FORKOPIMCAM Cipeundeuy. Adapun yang terlihat hadir seperti Drs. Agus Ganjar Hidayat, M.Si (Plt. Camat Cipeundeuy), Perwakilan dari Kapolsek Cipeundeuy, Perwakilan Danramil Cipeundeuy serta Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat KH. Iman Budiman, S.Th.i., M.Ag.

Sebelum dilaksanakan kegiatan Upacara Bendera Merah Putih, Peserta Upacara disajikan pertunjukkan Marchingband dari SMPN 1 Cipeundeuy, pertunjukan Angklung kalaborasi dari SDN Margalaksana dengan SMA PGRI Cipeundeuy, dan Penampilan Helaran Roda Troktok.

Selain itu, PGRI Cabang Cipeundeuy juga memberikan santunan untuk siswa yang berstatus Yatim. Pemberian santunan ini disampaikan secara simbolis oleh Plt. Camat Cipeundeuy, Perwakilan Kapolsek Cipeundeuy, Perwakilan Danramil Cipeundeuy, Ketua PGRI Cabang Cipeundeuy, Ketua KKPS Kecamatan Cipeundeuy, Pengawas Sekolah, dan Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat, H. Iman Budiman, S.Th.I., M.Ag. Terlihat dipenghujung pemeberian santunan, H. Iman Budiman, S.Th.I., M. Ag memberikan tambahan santunan kepada penerima manfaat santunan.

Plt. Camat Kecamatan Cipeundeuy, Drs. Agus Ganjar Hidayat, M.Si bertindak sebagai pembina dalam upacara pengibaran Bendera Merah Putih ini. Pada amanat pembina upacara, Drs. Agus Ganjar Hidayat, M.Si membaca sambutan dari Ketua Umum PBPGRI. Selain itu, beliau menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh PGRI Cabang Cipeundeuy dalam rangka HUT ke-77 PGRI dan HGN 2022 ini. Beliau juga mengajak kepada guru untuk menunjukkan dedikasi, integritas dan solidaritas.

Guru Foto Bersama Plt Camat, Anggota DPRD

Beliau juga menyampaikan atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Bandung Barat, mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-77 PGRI dan Hari Guru Nasional 2022. Semoga dunia pendidikan khususnya di wilayah kecamatan cipeundeuy tetap maju, solid dan berintegritas.

"Atas nama pribadi dan pemerintah,  Kabupaten Bandung Barat Khususnya. Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-77 PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2022. Semoga dunia pendidikan khususnya di wilayah Kecamatan Cipeundeuy tetap maju, solid dan berintegritas.". Tutup Agus Ganjar Hidayat dalam Amanatnya,

Selain itu, Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat H. Iman Budiman, S.Th.I., M.Ag menyampaikan rasa syukur dan mengucapkan terima kasih kepada para guru baik yang mendidiknya secara langsung maupun tidak langsung, karena menurut beliau kalau bukan karena jasa guru tidak bisa apa-apa dan tidak bisa jadi apa-apa.

H. Iman Budiman, S.Th.I., M.Ag juga mendoakan semoga para guru diberikan pahala dan balasan terbaik disisi Allah. 

"Saya mendoakan semoga para guru diberikan pahala dan balasan terbaik di sisi Allah". Tutur H. Iman Budiman, S.Th.I., M.Ag dalam sesi wawancara selesai upacara.

Peserta Upacara

Pada tempat yang sama ketua PGRI Cabang Cipeundeuy, Drs. Dadang Agus S. M.M.Pd menyampaikan rasa bangganya di HUT ke-77 PGRI dan HGN tahun 2022 ini dihadiri oleh Camat dan Pak Camat menjadi Pembina Upacara. Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada Pak Plt. Camat Kecamatan Cipeundeuy dan Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat serta semua pihak yang mendukung dan memberikan suport kepada PGRI Cabang Cipeundeuy.

"Saya merasa bangga di HUT ke-77 PGRI dan HGN tahun 2022 ini dihadiri oleh Camat dan Pak Camat menjadi Pembina Upacara. Maka saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Camat dan Pak Dewan serta semua pihak yang mendukung dan memberikan suport kepada PGRI Cabang Cipeundeuy". Ucap Drs. Dadang Agus S. M.M.Pd saat mendampingi Pak Plt. Camat Kecamatan Cipeundeuy dan Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat seusai upacara.

Reporter: Salinan, S.Pd
Guru SMPN Satu Atap Rimbakarya

========================
Tonton Video live Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam Rangka HUT ke-77 PGRI dan HGN 2022 di PGRI Cabang Cipeundeuy Selengkapnya:


Saturday, November 19, 2022

PGRI Cabang Cipeundeuy Gelar Gerak Jalan Santai

Cipeundeuy, 19 November 2022 - Dalam rangka HUT ke 77 PGRI dan HGN 2022, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat menyelenggarakan Gerak Jalan Santai.

Pelepasan Peserta Gerak Jalan Oleh H. Iman Budiman
Sumber foto: Heri Hendrawan - SMPN Satu Atap Rimbakarya



Gerak Jalan Santai ini diikuti oleh ratusan guru dan tenaga pendidikan mulai dari tingkat PAUD, TK, SD/MI, SMP/MTs hingga SMA/MI/SMK Sederajat Acara yang sangat meriah dibuka dengan Zumba dan Senam SKJ yang dipimpim oleh Kelompok Kerja Guru Olahraga (KKGO) Kecamatan Cipeundeuy.

Kegiatan yang dihadiri oleh FORKOPIMCAM Cipeundeuy, seperti Drs. Agus Ganjar Hidayat, M.Si (Plt. Camat Cipeundeuy), AKP Tedi Yana Toyibah (Kapolsek Cipeundeuy), Lettu Inf Sujana (Danramil 0906/Cipeundeuy),  Kepala Desa Margalaksana dan  KH. Iman Budiman (Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat) 

Kegiatan yang dimulai dan diakhiri di Gedung Guru PGRI Kecamatan Cipeundeuy bertujuan untuk olahraga, refresing juga untuk silaturahim antar Pendidik dan Tenaga Pendidikan. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan HUT ke 77 PGRI dan HGN 2022 yang dilaksanakan oleh pengurus Cabang se Kabupaten Bandung Barat.

"Biasanya Bapak, Ibu guru tekun di dalam kelas setiap harinya menghadapi anak didik. Atas nama Bupati Bandung Barat, Atas Nama Ketua PGRI Bandung Barat, ada 4 hari untuk merefres guru. Kemarin Tanggal 12 November 2022 Kita Istighosa,  19 November Sekarang Kita Gerak Jalan, 25 November Kita Upacara dan 26 November kita ikut acara Puncak di tingkat provinsi yang dilaksanakan di Kabupaten Bandung Barat". Ujar Ketua PGRI Cabang Cipeundeuy, Dadang Agus S. S.Pd dalam Sambutannya.


Pada kesempatan yang sama, Plt. Camat Kecamatan Cipeundeuy, Drs. Agus Ganjar Hidayat, M.Si ikut bahagia dan bangga dengan PGRI. Karena PGRI merupakan organisasi yang besar, mungkin terbesar yang mempunyai anggota yang banyak dibanding organisasi lainnya. PGRI merupakan kumpulan Akademika yang dapat menciptakan generasi-generasi berkualitas dimasa akan datang. Beliau juga Bangga PGRI Cabang Cipeundeuy menunjukkan kosistensi, Maka beliau mengajak Kapolsek dan Danramil untuk mendukung kegiatan PGRI hari ini.

"Kemarin saya bilang kepada pak Kapolsek dan Pak Danramil, Hayo urang rojong kegiatan guru-guru melalui PGRI ini". Kata Pak Camat dalam sambutannya yang diikuti tepuk tangan dari parah guru.

Pak Plt. Camat juga menyampaikan salam dari Pak Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan dan Salam dari Bunda Sonya Fatmala dan permohon maaf tidak bisa hadir pada kegiatan PGRI di Cipeundeuy karena beliau sedang akan kegiatan di tempat lain.

Selain itu, Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat, H. Iman Budiman juga mengaprisiasi dan mengucapkan terima kasih kepada para guru baik yang mendidiknya secara langsung maupun tidak langsung. Beliau mengatakan beliau tidak akan jadi Anggota Dewan kalau bukan jasa dari para guru-guru yang mendidik beliau.

"Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya untuk para guru yang mendidik saya baik secara langsung maupun tidak langsung, kalau bukan jasa para guru tidak mungkin saya menjadi Dewan seperti sekarang" ungkap H. Iman Budiman dalam Sambutannya.

H. Iman Budiman selain memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada guru, beliau juga menyumbangkan hadiah untuk dijadikan doorprise berupa Dispenser, Setrikaan, Kipas angin, Jam tangan dan uang tunai.

Kegiatan ini tentu saja tidak akan terselenggara dengan baik kalau bukan jeri payah kinerja para pengurus Cabang dan ranting serta para donatur. Maka pada kesempatan ini, ketua pelaksana, Asep Rohmat, S.Pd., M.M.Pd menyampaikan terima kasih banyak kepada:
1. TB Raka Siwi
2. Kurnia Jaya
3. Kepala SMPN 1 Cipeundeuy
4. Kepala SMPN 3 Cipeundeuy
5. Kepala SMPN 4 Cipeundeuy
6. Kepla SDN Se Kecamatan Cipeundeuy
7. H. Iman Budiman
8. Ir. Sundaya, MM
9. Ison Suryana
10. KKGO
11. Panca Enin
12. Boy Jaya Komunika
13. dan para donatur lainnya yang tidak kami sebut satu per satu.


Reporter: Salinan, S.Pd
Guru SMPN Satu Atap Rimbakarya
Plt. Kominfo PGRI Cabang Cipeundeuy

===============================================================
Video live kegiatan Gerak Jalan




Saturday, November 12, 2022

PGRI Cabang Cipeundeuy Kabupaten Bandung Barat Gelar Istighosah dan Doa Bersama

CIPEUNDEUY - Ratusan Guru dan Tenaga Pendidikan yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Cipeundeuy Kabupaten Bandung Barat menggelar Istighosah dan Doa Bersama dalam rangka HUT ke 77 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN), Sabtu 12 November 2022 di Masjid An nas Desa Margalaksana.

Dadang Agus S.S.Pd., M.M.Pd


Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan HUT ke 77 dan HGN 2022. Selain di Kecamatan Cipeundeuy kegiatan serupa dilaksanakan di seluruh kecamatan di Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan yang diinisiasi oleh PGRI dan dilaksanakan oleh KKGPAI Kecamatan Cipeundeuy ini dihadiri juga oleh pengurus PGRI Kabupaten Bandung Barat.

Saat kegiatan  berlangsung, terlihat para peserta sepenuh hati dan khimat memanjatkan doa, untuk kebaikan bangsa Indonesia khususnya untuk para guru dan tenaga pendidikan.

Ketua PGRI Cabang Cipeundeuy Kabupaten Bandung Barat, Dadang Agus S. S.Pd., M.M.Pd dalam sambutannya menenjelaskan kegiatan ini memiliki makna, meminta pertolongan kepada sang maha pencipta karena dalam kondisi apapun kita harus mengingat Allah.

Menurut Dadang Agus kegiatan istighosah dan doa bersama PGRI ini dilakukan serentak seluruh kecamatan di Kabupaten Bandung Barat. Dia berharap nasib dunia pendidikan agar lebih baik lagi. 

Adapun susunan acara pada kegiatan ini berupa pembukaan, infaq dan sedekah untuk kemakmuran masjid,  kaum yatim piatu dan dhuafa; sambutan ketua PGRI Cabang Cipeundeuy, Sholawat Jibril, tawasulan, Istighosa dan Doa Bersama. Seluruh kegiatan ini dibimbing oleh KGPAI.


Reporter: Salinan, S.Pd.

Thursday, October 27, 2022

SMAN 1 Cipeundeuy Menggelar Lomba dalam Manyambut Bulan Bahasa

Pengurus OSIS dan MPK SMAN 1 Cipeundeuy menggelarkan lomba SASUNDA  (Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda) yang bertema "Membangun Pemuda Sekuat Garuda".

Kegiatan ini terdiri dari 4 Cabang Lomba, Yaitu lomba Megambar muka pahlawan, Pupuh, Pidato (Biantara), dan Jaipong. Kegiatan ini diikuti oleh 26 Siswa dari 8 SMP Sederajat yang berasal dari Kecamatan Cipeundeuy dan Kecamatan Cikalongwetan.

Tujuan kegiatan untuk meningkatkan silaturahmi dan menggali potensi  dibidang Bahasa dan Seni siswa  di wilayah kecamatan Cipeundeuy dan Cikalong wetan.

"Tujuan dilaksanakan Kegiatan ini untuk meningkatkan silaturahmi dan menggali potensi kemampuan Bahasa dan Seni siswa di wilayah Kecamatan Cipeundeuy dan Kecamatan Cikalong." Ujar Ketua Pelaksana, Widya Fuji Resfianty yang didampingi Oleh Herawati, Ketua OSIS SMAN 1 Cipeundeuy.

Senada dengan Ketua Pelaksana, Kepala SMAN 1 Cipeundeuy, Dedi Suanda, S.Pd., M.Pd mengatakan dalam sambutannya tujuan utama acara ini untuk silaturahim dan untuk menjadi panggung bagi pelajar untuk menunjukan bakatnya.

Herawati, Selaku Ketua OSIS berharap kegiatan ini bisa menjadi eksentensi OSIS dan MPK SMAN 1 Cipeundeuy tetap terjaga dan kegiatan tahun berikutnya semoga semakin banyak yang partisifasi dan lebih meriah lagi.



Adapun yang menjadi Juara, sebagai Berikut:

1. Menggambar muka pahlawan

   - Juara 1 Fariz Alfa Nu Zaki SMP PGRI 313 cipeundeuy

 -  Juara 2 Fauziah Nurul SMP Negeri 2 Cipeundeuy

2. Pupuh 

 - Juara 1 Zalfa Aurelis PM SMP Negeri 1 Cipeundeuy

 - Juara 2 Rita Aprillia SMP Negeri 2 Cipeundeuy

3. Jaipong

- Juara 1 Silfa Fuziah SMP NEGERI 1 Cipeundeuy

- Lisna Nurcahyani SMP NEGERI 2 Cipeundeuy

4. Biantara

- Juara 1 Widy Nurani SMP Negeri 1 Cipeundeuy

Juara 2  Naila Dwi  SMP Negeri 2 Cipeundeuy

5 . Juara Umum SMP NEGERI 1 CIPEUNDEUY

Selamat untuk para pemenang lomba, semoga dapat meningkatkan motivasi untuk terus berprestasi dan menjaga budaya Indonesia khusunya budaya Sunda. Untuk peserta lain semoga tetap semangat ya.


Reporter:

Salinan, S.Pd., Gr - SMPN Satu Atap Rimbakarya

Saturday, October 22, 2022

PGRI Cabang Cipeundeuy menggelar Konferensi Kerja 1 tahun 2022

Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Cipeundeuy Kabupaten Bandung Barat menggelar Konferensi Kerja Cabang (Konkercab) tahun 2022 di Gedung Guru Republik Indonesia Kecamatan Cipeundeuy, Sabtu 22 Oktober 2022.
Sumber Foto: Riska Hasanah



Konkercab yang mengambil tema "Bangkit Guruku, Maju Negeriku. Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh" ini dikuti oleh Utusan Ranting 45 Peserta dan Pengurus PGRI Cabang Cipeundeuy 18 Peserta.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kadisdik Kabupaten bandung Barat sekaligus ketua PGRI Kabupaten Bandung Barat, Bapak Asep Dendih, S.Pd., M.M.Pd. pengurus PGRI Kabupaten Bandung Barat dan Penasehat PGRI cabang Cipeundeuy, seperti PLT Camat Cipeundeuy, dan perwakilan Forkopimcam Kecamatan Cipeundeuy

Kegiatan ini membahas tentang evaluasi kerja pengurus cabang PGRI periode April 2022 hingga Oktober 2022, pembahasan isue isue strategis dan konsolidasi organisasi. 

Ketua PGRI Kabupaten Bandung Barat menekankan bahwa  kinerja organisasi yang telah dicapai tidak terlepas dari konsep dan program program dari tokoh pendidikan dan pendiri organisasi terdahulu, dan kita selaku penerus organisasi harus memacu diri untuk selalu meningkatkan kompetensi dan inovasi demi menciptakan generasi yang handal dan berkualitas.

Sementara itu, PLT camat cipeundeuy dalam sambutannya memberikan dukungan terhadap capaian program kerja organisasi dan perlunya soliditas dan sinergitas kerja dalam mencapai tujuan organisasi.

Untuk mengikuti acara lengkap, Bisa di Tonton pada video berikut ini:



Selamat melaksanakan rapat kerja semoga PGRI tetap solid dan menjadi garda terdepan dalam menciptakan generasi handal dan berkualitas.

Reporter:
Salinan, S.Pd., Gr.
SMPN Satu Atap Rimbakarya

Thursday, October 6, 2022

SMPN Satap Rimbakarya kembali Bangkit

Literasi merupakan kegiatan yang memiliki tujuan untuk meningkatkan potensi membaca. Pada era globalisasi saat ini beberapa sektor mengalami perubahan, mulai dari teknologi, budaya, dan juga alat komunikasi. Hal ini mengharuskan siapa pun mampu menghadapinya. Maka dari itu, literasi menjadi salah satu hal terpenting dalam menghadapi era globalisasi.
Guru dan Siswa SMPN Satu Atap Rimbakarya
Sumber: Pak Inan

Kabupaten Bandung Barat memiliki program literasi yaitu Tantangan Membaca Bandung Barat (TMBB), yang mana pesertanya adalah seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Bandung Barat. Pada tahun 2022 ini, Kabupaten Bandung Barat telah memasuki tahun ke lima dalam pelaksanaan program TMBB tersebut.

SMPN Satu Atap Rimbakarya sempat vakum dalam kegiatan berliterasi disebabkan pandemi Covid-19. Selama satu tahun ke belakang SMPN Satu Atap Rimbakarya tidak ikut serta dalam kegiatan Tantangan Membaca Bandung Barat. Di tahun ini, SMPN Satu Atap Rimbakarya akan kembali bangkit untuk mengikuti kegiatan TMBB. Tercatat sudah ada 10 orang siswa yang siap mengikuti kegiatan tersebut. 10 orang siswa tersebut akan didampingi oleh pembimbing sebanyak dua orang. Meskipun jumlah pesertanya minimal dari ketentuan, namun terlihat semangat para peserta TMBB tersebut sangat menggebu.

Kegiatan TMBB tahun ke lima akan dilaksanakan selama lima bulan, yaitu pada bulan Oktober-November 2022 dan bulan Januari-Maret 2023.

Penulis
Rika Siti Robiah, S.Pd
Guru SMPN Satu Atap Rimbakarya

Wednesday, September 28, 2022

Tiga siswa SMPN I Cipeundeuy, lolos ketingkat Provinsi untuk Lomba Apresiasi Bahasa Sunda

Balai Bahasa dan Sastra Daerah Kemendikbudristek, untuk tahun kedua kembali akan menyelenggarakan Festival Tunas Bahasa Ibu ( FTBI), yaitu dengan cara membuat lomba-lomba yang berhubungan dengan Bahasa dan Sastra Daerah.



Untuk di Provinsi Jawa Barat, sudah dilaksanakan Bimteknya, yang diikuti oleh perwakilan dari 27 Kota/ Kabupaten , masing-masing diwakili oleh tiga orang dari pengurus  MGMP Bahasa Sunda Kota/ Kabupaten, 

untuk selanjutnya masing-masing perwakilan harus melaksanakan diseminasi kepada guru-guru Bahasa Sunda di tempat masing-masing 

Untuk Kabupaten Bandung Barat, diseminasi sudah dilaksanakan, dan lombapun sudah digelar.

Kategori yang dilombakan ada tujuh mata lomba, yaitu:

1. Maca Sajak

2. Ngadongeng

3. Biantara

4. Nulis Carpon

5. Maca/Nulus aksara Sunda

6.  Nembang Pupuh

7. Borangan


Untuk yang lima mata lomba diselenggarakan secara daring, dan dua mata lomba dilaksanakan luring.

Mata lomba yang dilaksanakan secara virtual yaitu: Biantara, Pupuh, Maca sajak, Ngadongéng dan Borangan, sedangkan mata lomba yang dilaksanakan secara luring adalah Maca/ Nulis Aksara Sunda, dan Nulis Carpon.

SMPN I Cipeundeuy mengikuti  lima mata lomba, yaitu: Pupuh,Nulis Carpon, Nulis Aksun, Maca Sajak dan Borangan.

Seleksi dilaksanakan pada hari Minggu, 18 September 2022, bertempat di SMPN 3 Padalarang, untuk pengumuman pemenang dilaksanakan pada Hari Kamis, 22 September 2022.

Hasil pengumuman, SMPN I Cipeundeuy lolos tiga orang siswa sebagai juara pertama tingkat KBB, dan berhak menjadi utusan ke tingkat Provinsi Jawa Barat.

Adapun mata lomba yang lolos ke Tingkat Provinsi Jawa Barat itu adalah:

1. Maca/ Nulis Aksara Sunda, atas nama Bari Rai Perdana

2. Nulis Carpon, atas nama: Kaila Kanti Aulya

3. Borangan, atas nama: Salma Anggraeni.

Lomba  Tingkat Provinsi Jawa Barat akan dilaksanakan tanggal 22-25 November 2022, di Kabupaten Pangandaran.



Nara Sumber: 

Neneng R. Agustini, S.Pd.

Guru Bahasa Sunda SMPN I Cipeundeuy

Tuesday, September 27, 2022

SMPN I Cipeundeuy siap mengikuti TMBB V Tahun 2022

GLS Mekar Kabupaten Bandung Barat, kembali menggelar tantangan literasi, yaitu TMBB, Tantangan Membaca dari Bupati Kabupaten Bandung Barat.


Tahun 2022 ini memasuki tahun kelima, dan akan diselenggarakan selama lima bulan, yaitu Oktober 2022, November 2022, Januari 2023, Februari 2023, dan Maret 2023.

Untuk tantangan TMBB ke-5 ini ada yang beda, yaitu semua hasil tantangan harus disimpan di blog.

Untuk TMBB V, di SMPN I Cipeundeuy telah dibuka oleh PLT Kepala SMPN I Cipeundeuy, Uci Sanusi,S.Pd, M.M.

Peserta yang mengikuti tantangan ini yang mendaftar sebanyak 50 orang, karena terlalu banyak tidak sesuai ketentuan, maka diadakan seleksi dengan sistem KEM ( Kecepatan Efektivitas Membaca), dan terseleksilah 35 Orang, dengan tujuh pembimbing.


Penulis

Neneng R. Agustini, S.Pd
Kordinator GLS SMPN I Cipeundeuy

Friday, September 23, 2022

Hasil Rapat Koordinasi PGRI Cabang Cipeundeuy, 23 September 2022

Memutuskan kegiatan yang akan digelar oleh PGRI cabang Cipeundeuy akan disesuaikan dengan intruksi dari PGRI tingkat Kabupaten dan Provinsi yakni :

Rapat Koordinasi  PGRI Cabang Cipeundeuy, 23 September 2022

  1. Istigosah 12 november (09-12) pakaian pgri batik kesuma bangsa, perempuan rok laki laki peci
  2. Gerak jalan 19 november kumpul jam 08.00 start jam 09.00 dan yang paling dulu datang bisa mengambil nomor antrian oleh ketua tempat di marga (marga cipeundeuy, cijawa, sukahaji, marga) 
  3. Upacara HUT ke 77 PGRI tanggal 25 November peserta wajib hadir sebelum pukul 08.00
  4. Kegiatan olahraga seperti sepak bola, voly ball, bulu tangkis, hadang, termasuk Padus itu ditiadakan
Selain itu juga disampaikan dan disepakati:

Administrasi :
  1. Kaos 160 rb 1 paket ( kaos training topi) ukuran badan dan lengan bebas.
  2. Iuran ke cabang per anggota (Bendera 12.500 + Purna bakti 12.500 Jadi total 25 000 per anggota)
  3. Registrasi data anggota PGRI baru 500 dari 800 (untuk yang belum silahkan untuk mendaftar secara onlien)
  4. Pemesanan kaos terakhir tgl 30 september dengan dp 30%
  5. Keuangan satu pintu ke bu euis
Itulah hasil Rapat Koordinasi  PGRI Cabang Cipeundeuy, 23 September 2022

Saturday, September 17, 2022

Guru Pahlawan Tanpa Tanda Tanya

Profesi guru merupakan salah satu profesi yang mulia. Di mana ilmu yang kita ajarkan kepada peserta didik jika bermanfaat akan menjadi amal jariyah bagi kita. Amal dari ilmu yang diajarkan semasa hidup akan terus terkirim kepada kita tak henti-hentinya walaupun kita sudah meninggal dunia sekalipun, jika ilmu itu bermanfanfaat bagi kehidupan orang yang kita ajarkan.

Guru Pahlawan Tanpa Tanda Tanya
Sumber gambar: Dokumen www.inankito.org

Akan tetapi, kondisi ini terkadang kita lupa. Terlupakan karena sudah ditutup oleh pikiran kita tentang banyaknya administrasi yang harus dikerjakan, memikirkan gaji yang belum dibayar, tunjangan belum cair, atau insentif tak kunjung diterima. Ditambah lagi ada masalah dari luar profesi kita, masalah keluarga dan teman. Banyak hal yang bisa membuat kita lupa hakikat jadi seorang guru.

Belum lagi ada peserta didik yang “bermasalah”, kurang disiplin, suka datang terlambat, kabur dari kelas, malas belajar dan kenakalan remaja lainnya. Cukup menambah beban pikiran seorang guru. Sehingga kita (guru) malas untuk mendidik dan mengajar. Namun di sinilah kita dapat mengukur diri kita. Apakah benar kita seorang guru?

Seperti yang sudah saya utarakan di  UU no.14 Tahun 2005 tentang guru. Guru ialah seorang pendidik profesional dengan tugas utamanya mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini melalui jalur formal pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Dilihat dari pengertian ini, jelas guru itu harus bisa mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik. Jadi, ini memang sudah menjadi kewajiban kita. Kita tidak boleh mengeluh dalam menjalankan profesi sebagai guru.

Bapak/ibu #GuruHebat, tidak sedikit dari kita yang menjadi guru bukan karena panggilan jiwa atau bukan bercita-cita menjadi guru. Ada yang menjadi guru karena tidak dapat pekerjaan lain, sehingga jika mendapatkan tantangan dan halangan dalam mengajar dan mendidik langsung mengeluh. Akan tetapi ada yang menjadi guru karena memang merupakan panggilan jiwa untuk menjadi seorang guru. Hal ini tidak terlalu penting untuk kita bahas. Yang terpenting adalah setelah kita mendapatkan profesi menjadi guru, kita harus benar-benar dapat bekerja semaksimal mungkin. Sehingga kita layak disebut seorang guru Pahlawan Tanpa Tanda Tanya.

Salam dari Bandung Barat

Salinan, S.Pd
Guru SMPN Satu Atap Rimbakarya
Owner www.inankito.org


Friday, September 16, 2022

MODAL AWAL UNTUK MEMULAI MENULIS? SEDIAKAN 2M!

“Masa iya sih, modal awal untuk memulai menulis itu sampai 2M. Kalau sedemikian mahal, mendingan gak jadi penulis deh!”

Barangkali itu sebagian tanggapan yang terlontar manakala membaca judul di atas. Dan ujung-ujungnya, tidak jadi deh memulai menulisnya. Sabar... jangan dulu ambil kesimpulan sebelum tuntas membacanya,makanya daripada gagal paham,mari simak dengan baik pemaparannya.
 
Sumber Foto: Dokumentasi Salinan, S.Pd.

Baiklah,daripada dibikin penasaran,mari kita bahas apa yang di maksud dengan 2M tersebut.

Yang dimaksud dengan modal awal untuk memulai menulis adalah 2M di sini bukanlah 2 milyar.Modal untuk memulai menulis itu tidaklah sebesar itu nilainya,malah boleh dibilang modal awal untuk memulai menulis itu sangat murah dan mudah di dapat.Jadi makin penasaran nih, apa sih 2M yang murah dan mudah di dapat itu?Inilah jawabannya.

1. M yang pertama adalah “MAU”

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI),pengertian dari kata “MAU” adalah sungguh-sungguh suka hendak;suka akan;sudi.Dan kata turunannya adalah kemauan.Jadi jika kita sudah mengikrarkan diri mau menulis,maka kita sudah mau bersungguh-sungguh untuk memulai menulis.Dan itulah sebabnya kenapa M yang pertama adalah MAU,karena semua berawal dari sebuah kemauan.Kemauan seseorang untuk memulai menulis,dapat memotivasi dirinya untuk memulai menulis.Setelah orang mempunya kemauan untuk menulis,biasanya akan muncul sebuah rintangan,bukan rintangan dari orang lain,akan tetapi rintangan dari dirinya sendirinya.Makanya menulisnya tidak jadi-jadi.Nah,di antara rintangan tersebut di antaranya adalah:

a) Bingung darimana harus memulai

Mulailah dari apa yang ada di hati kita,lalu curahkan dalam bentuk tulisan.Atau mulailah dari pengalaman yang pernah dialami oleh kita.Tulislah!Abaikan rasa takut ini dan itu.Fokus saja sama yang ada dalam hati sampai selesai.Dan jangan terburu-buru,setelah selesai,lanjut pada tahap proffreading.Apa itu proofreading?Proofreading atau dengan kata lain uji baca adalah membaca ulang tulisan yang baru saja selesai kita tulis.Tujuannya adalah untuk memeriksa apakah dalam tulisan kita tersebut ada kesalahan atau tidak.

b) Takut salah

Berhubungan dengan rasa takut dalam menulis,ada beragam rasa takut misalnya:

1) Takut salah dalam cara penulisan

Untuk mengatasi rasa takut ini,ada beberapa hal yang bisa direkomendasikan.Seorang penulis harus memiliki :

a. PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia)

b. KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia)

c. Tesaurus

d. Berdiskusi atau bertanya kepada teman-teman di komunitas

2) Takut buku karyanya tidak dibaca orang

Diakui atau tidak, rasa takut buku kita tidak dibaca orang,ada dalam relung kita.Jangan patah semangat,teruslah menulis tanpa harus dibayang-bayangi hal tersebut.

3) Takut isi tulisan yang disampaikannya salah

Ini adalah pertanda yang bagus,karena sifat seorang penulis di antaranya adalah harus mempunyai rasa tanggungjawab moril dengan apa yang ditulisnya.Bukan berarti harus di dramatisir dengan rasa takut ini,akan tetapi jadikan rasa takut ini sebagai rambu-rambu dalam menulis agar kita senantiasa berhati-hati.

2. M yang kedua adalah “MAMPU”

Ketika kemauan kita sudah di eksekusi,dalam arti kita sudah mulai berani menulis,maka kemampuan sebagai turunan dari kata “Mampu”,akan spontan mengikuti,karena seorang penulis adalah seorang pembelajar.Dia akan mengatasi setiap kendala yang dihadapinya ketika sedang menulis.Dia akan belajar dan mencari solusi,sehingga kemampuannya terasah.Lalu pertanyaan lain muncul,”Dengan cara apa sih kemampuan itu terasah?”.Atau “Di tempat mana sih kemampuan itu dapat terasah?”.Kemapuan seseorang dapat terasah dengan cara:

a) Sering membaca buku karya orang lain

Dengan seringnya kita membaca buku karya orang lain,wawasan kita akan bertambah,kita akan menemukan kosa kata baru sebagai referensi kepenulisan kita,dan seribusatu manfaat lainnya.

b) Bergabunglah dengan komunitas penulis

Dengan bergabungnya kita di dalam komunitas kepenulisan,kita akan memperoleh ilmu tentang kepenulisan,kita bisa saling berbagi pengalaman,kita bisa berdiskusi untuk pemecahan masalah yang kita temukan,kita bisa saling bantu,bertambah relasi dan networking,serta seribusatu manfaat lainnya yang dapat meningkatkan kemampuan kita.

c) Sering ikut perlombaan menulis

Kerika kita sudah bersosialisasi dan bergabung dengan orang-orang yang mempunyai pasion yang sama,banyak sekali peluang dan ruang sebagai sarana mengembangkan kemampuan menulis kita.Flyer-flyer lomba yang ada korelasinya dengan dunia kepenulisan kita bertebaran di group komunitas.Bahkan mungkin karena relasi dan jaringan komunikasi kita sudah tersebar,kotak email masuk kita banyak dikirimi flyer-flyer lomba.Dan itu adalah peluang untuk meningkatkan kemampuan menulis.Tinggal bagaimana kita mempertahankan semangat kemauan kita dalam menulis,agar tidak lantas menjadi kendor.

Terimakasih dan semoga bermanfaat!

Salam Literasi!


Mengulik Dimensi Pelajar Pancasila dalam Keseharian Anak-Anak

Dikutif dari http://ditpsd.kemdikbud.go.id/hal/profil-pelajar-pancasila, pengertian dari Pelajar Pancasila adalah perwujudan pelajar Indonesia sebagai pelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, dengan enam ciri utama: beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

 
Mengulik Dimensi Pelajar Pancasila dalam Keseharian Anak-Anak
Sumber: Dokumentasi 2021



Mari kita ulik satu persatu dari keenam dimensi pelajar Pancasila tersebut dalam keseharian anak-anak di sekitar kita.

1. Beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia

· Beribadah sesuai dengan agama yang di anutnya

· Belajar mengaji

· Mengisi keropak masjid semampunya

· Mengucapkan salam ketika berangkat dan pulang sekolah kepada kepada orangtu dan anggota keluarga yang ada

· Mencium tangan kedua orangtuanya serta orang yang lebih tua ketika bersalaman

· Menyayangi kedua orangtua serta anggota keluarga yang lain

· Berbakti pada kedua orangtua

· Menghormati tetangga

· Menghargai teman

· Berdoa sebelum dan sesudah makan

· Mengucapkan salam ketika bertemu Bapak dan Ibu Guru di sekolah

· Mencium tangan Bapak dan Ibu Guru ketika masuk kelas dan pulang sekolah

· Mengumpulkan sisa uang jajan untuk menjenguk teman yang sakit

· Membantu mengasuh adik

· Sopan santun sama kedua orangtua maupun tetangga

· Berbicara dengan baik dan sopan

2. Berkebinekaan global

· Saling menghargai perbedaan

· Saling menghormati perbedaan

· Berlatih seni dan budaya (Misalnya ikut latihan pencak silat,Jaipongan,serta ikut latihan seni dan budaya daerah lain)

· Bersosialisasi dengan teman yang berbeda Suku,Agama,Ras maupun Adat istiadat yang ada di wilayahnya

3. Bergotong royong

· Membantu orangtua

· Membersihkan rumah (Menyapu lantai,Ngepel lantai)

· Membantu mencuci bersama Ibu

· Mengisi bak mandi

· Membantu memasak di dapur

· Membantu menyetrika pakaian

4. Mandiri

· Mencuci baju sendiri

· Mandi sendiri

· Makan sendiri,tidak disuapin oleh Ibu

· Membereskan kamar tidur sendiri

· Membersihkan kamar tidur sendiri

· Mengerjakan PR sekolah sendiri

5. Bernalar kritis

· Selalu bertanya ketika menemukan sesuatu yang tidak dipahami dan tidak di mengerti baik di rumah maupun di sekolah.

· Peduli dengan kondisi lingkungan di sekitarnya dan berusaha kritis misalnya tidak senang melihat lingkungan kotor baik di lingkungan sekolah maupun rumah dan berusaha membuat aksi dengan membersihkannya.

6. Kreatif

· Membuat mainan sendiri

· Memasak (Dengan bimbingan orangtua) sendiri

· Menatap perabotan rumah

· Menata kamar tidur sendiri

· Menghias kamar tidur sendiri

· Menghias ruang tamu

· Menata taman di sekitar rumah

· Menata ruang kelas

· Menata taman sekolah

· Menghiasi majalah dinding

Demikian hasil ulikan penulis, berdasarkan pada realitas kehidupan anak-anak yang berada di sekitar penulis. Mungkin masih banyak lagi yang belum bisa diulik oleh. Untuk itu silakan para pembaca menambahkan di kolom komentar, untuk menambah referensi bagi penulis serta bermanfaat bagi yang lain.

Terimakasih!Kurang lebihnya mohon maaf. Ini semua penulis tuliskan sebagai bahan untuk menambah wawasan penulis, dan mudah-mudahan bermanfaat bagi yang lain.

Tulisan ini sudah Pernah Dimuat di beritadisdik.com pada tanggal 14 Juli 2022

Penulis
Suherman Komara
SDN 1 CIRAJA
Founder Komunitas Guru Penulis (TARULIS) Kec. Cipeundeuy

Membangun Soliditas dan Solidaritas

Soliditas dan solidaritas adalah kosa kata aktif, yang sering digaungkan oleh berbagai organisasi maupun perorangan. Apalagi menjelang momen-momen spesial. Misalnya saat memperingati hari ulang tahun berdirinya organisasi maupun diadakannya pertemuan-pertemuan istimewa lainnya. Dua kata ini akan menggema, menjadikannya lebih familiar di telinga. Namun menggemakan saja tidaklah cukup, perlu aksi dan reaksi untuk membangunnya.



Soliditas itu sendiri mengandung arti kompak, atau orang lebih sering menyebutnya dengan kata solid untuk menunjukkan kekompakan sebuah tim atau sebuah organisasi. Soliditas atau kekompakan perlu tetap dijaga agar marwah organisasi yang baik dapat terus terjaga. Dengan kekompakkan juga, tujuan sebuah organisasi dapat tercapai dengan baik dan mudah.

Kemudian arti dari kata solidaritas adalah sifat satu rasa, atau perasaan setia kawan. Bahkan orang lebih suka menggunakan kata solider untuk menunjukkan rasa kesetiakawanan mereka. Solidaritas merupakan wujud dari dari rasa kebersamaan untuk mencapai tujuan dan keinginan bersama, karena prinsip dari solidaritas adalah menjaga rasa kesetiakawanan, rasa kepedulian, rasa kepekaan serta kekompakan. Lagi-lagi, kekompakan atau soliditas selalu disandingkan dengan kata solidaritas, karena memang dua kosa kata ini saling mendukung satu sama lain.

Soliditas dan Solidaris begitu mudah diucapkan, namun begitu sulit untuk dibangun. Benarkah?

Ada dua kemungkinan jawaban untuk menjawab pertanyaan di atas. Bisa “Ya” ataupun “Tidak”. Karena pada kenyataannya ada banyak organisasi yang sudah solid dan rasa solidaritasnya tinggi. Tentu, soliditas dan solidaritas yang sudah terbangun seperti ini, adalah hasil dari sebuah proses yang panjang. Sehingga mereka bisa menjadi solid dan rasa solidaritasnya tinggi. Namun, ada juga organisasi yang memang susah solid dan rasa solidaritasnya begitu rendah. Inilah yang akan kita bahas, yaitu bagaimana membangun soliditas dan solidaritas.

Soliditas dan solidaritas dapat dibangun dengan berbagai cara, dari mulai hal yang sederhana namun bermakna, hingga hal yang luarbiasa penuh euforia. Salah satu hal yang sederhana tersebut misalnya adalah bersilaturahmi, baik secara personal maupun komunal.

Dengan silaturahmi banyak manfaat yang didapatkan, misalnya menjaga kerukunan dan keharmonisan. Jika kerukunan dan keharmonisan terjaga dalam tubuh seseorang atau dalam tubuh sebuah organisasi, maka pencapaian tertingginya adalah soliditas dan solidaritas yang diharapkan, juga akan lahir dan terbangun. Kerukunan dan keharmonisan adalah bagian tak terpisahkan dari pengamalan Pancasila sila ke 3 yaitu Persatuan Indonesia.

Berikut beberapa tips untuk membangun soliditas dan solidaritas:

1. Memahami tujuan organisasi
2. Mengetahui,memahami dan melaksanakan Visi serta Misi organisasi
3. Komunikasi yang terbuka
4. Rasa memiliki
5. Saling menghargai perbedaan
6. Kondusif
7. Pelibatan semua anggota organisasi dalam setiap keputusan
8. Pemimpin yang bijaksana
9. Kolaborasi yang baik
10. Mengetahui,memahami dan melaksanakan tugas pokok masing-masing

Itulah beberapa tips untuk membangun soliditas dan solidaritas.


Penulis
Suherman Komara
SDN 1 CIRAJA
Founder Komunitas Guru Penulis (TARULIS) Kec. Cipeundeuy
 
Copyright © 2022 PGRI CABANG CIPEUNDEUY Dioprek Inan Kito.